Proses SPMB SMA Negeri Plus Riau Berjalan Sukses, Hasil Seleksi Akan Diumumkan 25 April
Baca Juga:
Kepala SMA Negeri Plus Riau, Edi Sutono, Selasa 14 April 2026, mengatakan rasa syukur dan bangganya atas selesainya proses SPMB sampai hari ini.
"Alhamdulillah semua tahapan dan proses seleksi SPMB SMAN Plus Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027 telah selesai dilaksanakan dari mulai seleksi berkas administrasi, seleksi akademik berupa Tes Potensi Akademik dan Tes Tertulis Bahasa Inggris, hingga tahap tes kesamaptaan (tes lari, sit up dan push up) untuk menguji fisik dan kebugaran calon peserta didik, tes kemampuan komunikasi bahasa Inggris, wawancara seputar pengetahuan umum dan pengetahuan agama, hingga tes kesehatan dan psikotes," ujarnya.
Edi Sutono sangat bersyukur karena seluruh rangkaian tes tersebut berjalan lancar dan sukses. Karena seluruh rangkaian tes tersebut adalah syarat mutlak bagi calon peserta didik SMAN Plus Provinsi Riau, maka kami selalu mempersiapkan ini dengan baik .
"Kalaupun ada kekurangan kekurangan dan kelemahan dalam proses pelaksanaan maka kami akan selalu jadikan dasar untuk pelaksanaan lebih baik tahun berikutnya," tambahnya.
Mengenai proses seleksi dan kendala yang dialami selama proses berlangsung, Kepsek yang akrab dengan wartawan itu menyebutkan bahwa kendala pasti ada tapi tidak jadi penghambat seluruh rangkaian proses.
"Untuk proses SPMB SMAN Plus Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027 tidak terlalu ada hambatan, namun dalam pelaksanaan tes akademik terkadang laptop calon peserta didik mengalami error tetapi segera dapat diatasi oleh panitia dengan meminjamkan laptop yang memang telah di sediakan oleh panitia," sebutnya.
Kekhawatiran yang mendalam dari semua rangkaian tes tersebut, sebut Edi Sutonon, adalah ketika lampu mati pada saat pelaksanaan tes akademik, karena walaupun ada genset yang standby di sekolah, tetapi butuh waktu lagi untuk mempersiapkannya dan itu tentu akan menggeser sesi dan waktu pelaksanaannya.
"Tetapi Alhamdulillah tahun ini PLN men-support kita karena kami juga bersurat agar diprioritaskan pelaksanaan tes CBT SPMB SMAN Plus Provinsi Riau dan Alhamdulillah memang selama dua hari pelaksanaan tes potensi akademik CBT dan tiga hari pelaksanaan rangkaian tes lainnya semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala mati lampu," ungkapnya dengan rasa bangga.
"Alhamdulillah pelaksanaan SPMB SMAN Plus Provinsi Riau tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun ini kita lebih siap dalam hal menjadwalkan semua tahapan tes. Kalau tahun sebelumnya memang semua terkesan mendadak karena ada perubahan tempat pelaksanaan tes kesehatan dan psikotes pada saat jadwal dan rangkaian pelaksanaan tes telah di release kepada calon peserta didik," katanya lagi.
Tahun ini menurut Edi Sutono, panitia memang sudah beritahukan sejak awal bahwa pelaksanaan tes kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Untuk jumlah pendaftar dijelaskan Edi Sutono, bahwa tahun sebelumnya sebanyak 1.365 orang, sementara jumlah pendaftar tahun ini sebanyak 1.040 orang .
"Memang tahun ini ada penurunan jumlah pendaftar karena tahun ini juga kita menaikkan nilai rata-rata rapor persemester mereka," ucapnya.
Tahun sebelumnya nilai rata-rata rapor persemester 83 dan tidak ada nilai rapor mata pelajaran umum di bawah 80. Sementara tahun ini dinaikkan menjadi nilai rata-rata rapor persemester 87 dan tidak ada nilai rapor untuk pelajaran umum dibawah 85.
"Hal inilah yang menyebabkan penurunan jumlah pendaftar SPMB SMAN Plus Provinsi Riau tahun ini. Tetapi justru kami panitia juga sangat terkejut ternyata animo dan peminat untuk masuk SMAN Plus Provinsi Riau masih sangat besar walaupun syarat nya semakin kita perketat," tambahnya.
Lanjutnya, Edi Sutono juga menceritakan kilas hasil wawancara calon peserta didik yang sudah mereka laksanakan. Kesimpulan sementara, katanya, berdasarkan hasil wawancara yang dilaksanakan adalah bahwa calon peserta didik memilih boarding school karena mereka memang ingin belajar mandiri dan menjadi generasi tangguh yang mempunyai daya juang tinggi, disiplin, kompetitif dan terhindar dari gadget yang saat ini dapat menimbulkan kecanduan yang luar biasa.
"Sebagian juga menyatakan bahwa memilih SMAN Plus Provinsi Riau karena masukan dari orang tua agar belajar ditempat sekolah yang bagus dan telah menghasilkan lulusan yang luar biasa baik di bidang pemerintahan, akademik, swasta maupun bidang militer dan kepolisian," ungkap Edi Sutono.
Dijelaskan Edi Sutono, walaupun SMA Negeri Plus Provinsi Riau bukan Pesantren dan hanya sekolah umum tetapi seluruh aktivitas bagi yang muslim tetap sama dengan pesantren.
"SMA Negeri Plus Riau tetap berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang mempunyai akademik yang bagus berkarakter disiplin berdaya juang tangguh dan beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa," tegasnya.
Diakhir wawancara Edi Sutono mengingatkan bahwa setelah proses dan tahapan seleksi dilaksanakan maka tibalah saatnya bagi calon peserta didik dan orang tuanya menunggu hasil pengumuman tahap akhir tanggal 25 April 2026 nanti.
"Orangtua sebenarnya juga sudah mendengar bagaimana tingkat kesulitan berbagai tes yang dilaksanakan karena kami yakin dan percaya bahwa calon peserta didik setelah mengikuti tes pasti akan ditanya oleh orang tuanya bagaimana soal soalnya, mudah atau sulit, bisa atau tidak. Anak pada saat itu pasti telah menjawab dengan jujur. Dari situ dapat kita menyimpulkan bahwa yang berhak lulus karena memang bagus dan terbaik pasti akan lulus dan berhasil menjadi siswa siswi SMAN Plus Riau begitu juga sebaliknya yang belum maksimal dan belum berhasil tidak perlu berkecil hati karena SMAN Plus Riau hanya salah satu sekolah tempat belajar, masih banyak sekolah lain untuk anak anak kita mengembangkan potensi dirinya," terangnya panjang lebar.
Dijelaskan kembali oleh Edi Sutono, kuota penerimaan peserta didik SMAN Plus Riau berdasarkan ketersediaan anggaran makan minum dari Pemerintah Provinsi Riau bukan dari jumlah rombel yang tersedia Selain itu juga ketersediaan asrama bagi calon peserta didik baru. Tahun ini Pemerintah Provinsi Riau menganggarkan makan minum calon peserta didik SMAN Plus Riau sebanyak 200 orang.
"Maka 200 orang inilah yang akan kita terima dan tidak ada sistem cadangan," tutupnya.*
Sigalingging
Dibagi Dua Kelompok, Hari ini 270 Calon Peserta Didik SMA Negeri Plus Riau Ikuti Tes Psikotes
Konsolidasi DPW PWMOI Bersama DPD Kota Pekanbaru, Sukseskan Pelantikan Se-Riau
Sarat Masalah, BEM se-Riau Kritisi SPMB SMA/SMK Tahun 2025 di Provinsi Riau
Kadisdik Kota Pekanbaru Sampaikan Jadwal SPMB Serta Pengumuman Kelulusan SPMB
Mulai 21 Juni, Akun Pendaftaran SPMB Dibuka