Pemerintah Kota Pekanbaru Rencanakan Pemindahan Pengungsi Rohingya ke Palas
Gerbangnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Pemerintah Kota Pekanbaru tengah mempertimbangkan untuk memindahkan para pengungsi Rohingya ke Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat. Rencana relokasi ini dilakukan dengan pertimbangan kondisi tempat tinggal saat ini yang dinilai kurang layak dan berlokasi di tengah pemukiman warga.
Baca Juga:
"Kami telah mengajukan proposal pemindahan ini kepada International Organization for Migration (IOM)," ujar Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Hadi Sanjoyo, Rabu (8/1).
IOM merupakan organisasi internasional yang memiliki peran penting dalam mengelola isu migrasi, termasuk pengungsi.
Hadi menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu persetujuan dari IOM pusat terkait usulan pemindahan tersebut. "Jika usulan kami disetujui, maka proses pemindahan akan segera dilakukan," tambahnya.
Pemkot Pekanbaru telah mengidentifikasi beberapa lokasi potensial untuk relokasi, namun Kelurahan Palas dianggap sebagai lokasi yang paling sesuai berdasarkan berbagai pertimbangan.
"Kami memilih Kelurahan Palas karena beberapa alasan, di antaranya ketersediaan lahan yang cukup luas dan jauh dari pusat keramaian," ungkap Hadi.
Terkait jumlah pengungsi Rohingya di Pekanbaru, Hadi menyebutkan bahwa terdapat dua kelompok besar. Kelompok pertama berjumlah 277 orang yang sebelumnya ditempatkan di wisma, sedangkan kelompok kedua berjumlah 555 orang yang ditempatkan di belakang Rumah Detensi Imigran (Rudenim).
Pemindahan pengungsi Rohingya ini diharapkan dapat memberikan kondisi hidup yang lebih baik bagi mereka. Selain itu, relokasi juga diharapkan dapat mengurangi potensi konflik sosial dengan masyarakat sekitar.
"Kami berharap pemindahan ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan pengungsi Rohingya di Pekanbaru," kata Hadi.
Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus berkoordinasi dengan IOM dan pihak-pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses pemindahan ini.
Editor: Sigalingging
Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkot Pekanbaru akan Kuliahkan 100 Guru PAUD ke Jenjang Strata Satu (S1)
Pemkot Pekanbaru akan Revisi Perda PBB
Terkait Tunda Bayar, Pemkot Pekanbaru akan Tuntaskan Melalui Pergeseran Anggaran
Pemerintah Kota Pekanbaru Lakukan Upaya Intensif Atasi Masalah Sampah
Pemkot Pekanbaru Perpanjang Masa Pendaftaran Seleksi PPPK Pekanbaru Tahap II
Pemkot Pekanbaru akan Lakukan Penertiban Terhadap Reklame Tidak Berizin
LSM AMATIR Laporkan Dugaan Korupsi Sosper dan SPPD DPRD Pekanbaru ke Kejati Riau, Nama Sekwan dan Wali Kota Turut Disorot
Ditengah Masih Banyaknya Persoalan Terkait SPMB, Kadisdik Riau Pilih Pergi Rapat Ke Batam
Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke-242, Semangat Pekanbaru KolaborAksi Lahirkan Karya Besar
Pendaftar SPMB 79 Ribu Orang, Kadisdik Riau: Kuota Sekolah Masih Mencukupi
Bongkar Dugaan Jual-Beli Titik Dapur MBG, LSM AMATIR Minta Deputi BGN Diperiksa
Plt Gubri Hentikan BOSDA 2026, Ade Hartati Sebut Itu Tidak Penuhi SPM dan Capaian Mutu Pendidikan Riau
Kecam Plt Gubri Umbar Amarah di Pelantikan 77 Kepsek, Munazlen Nazir: Ganti Saja Kadisdik