Kapolda Riau Minta Dukungan dan Doa Masyarakat Atasi Karhutla di Riau
Kapolda mengungkapkan, kebakaran sudah berlangsung selama empat hari dan diperparah oleh cuaca panas serta angin kencang. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektare.
Baca Juga:
- Disdik Riau Bicara Susun Program untuk Kedepan Lebih Baik, 69 Kepala Sekolah Masih Dijabat Plt
- TP PKK dan DWP Riau Sambut Baik Perkembangan Pasien Anak yang Menunjukan Perbaikan di RSUD Arifin Achmad
- Perkuat Sinergi Antar Penegak Hukum, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir
"Ini menjadi perhatian bersama. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar kebakaran ini tidak memperburuk citra Riau di tingkat nasional maupun internasional," ujar lulusan Akpol 1996 tersebut.
Ia menjelaskan, upaya pemadaman dilakukan melalui kolaborasi antara TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, dan Pemda Rokan Hilir.
Kapolda menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran. "Kami tidak main-main. Penegakan hukum dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan," tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya merugikan semua pihak.
Saat ini Polda Riau telah menangani 39 kasus Karhutla, sebagian di antaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan.
Polda Riau menegaskan akan terus mengambil langkah tegas dalam penanggulangan Karhutla yang menjadi ancaman rutin di wilayah tersebut.
Editor: Sigalingging
Disdik Riau Bicara Susun Program untuk Kedepan Lebih Baik, 69 Kepala Sekolah Masih Dijabat Plt
TP PKK dan DWP Riau Sambut Baik Perkembangan Pasien Anak yang Menunjukan Perbaikan di RSUD Arifin Achmad
Perkuat Sinergi Antar Penegak Hukum, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir
Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Utama Lakukan Monitoring Kegiatan Kemandirian dan Ketahanan Pangan di Lapas Warungkiara
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Dispar Riau Siap Genjot Wisawatan Melalui KEN 2026