SMA Negeri 8 Pekanbaru Bagi 612 Paket Bansos untuk Warga Sekolah, Masyarakat Sekitar dan Panti Asuhan
Secara simbolis Kepala SMA 8 Pekanbaru Tapiv Tria Candra yang didampingi Ketua Komite SMA 8 Pekanbaru Delisis menyerahkan Bansos di aula SMA 8 Pekanbaru.
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Tapiv Tria menyebutkan bahwa Bansos yang rutin dikumpulkan dari para orang tua dan wali murid ini sudah berjalan beberapa tahun, tapi tahun ini waktu pengumpulannya sangat singkat cuma dua pekan.
Meskipun dengan waktu yang singkat, terkumpul juga sebanyak Rp 143.850.000. Jumlah itu, kata Tapiv Rp 850 ribu dikeluarkan sebagai biaya-biaya dan 143 juta dibelikan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung, gula, dan telor. Dibungkus dalam satu paket yang dibagi dua jenis paket pertama seharga Rp 250 ribu dan paket kedua Rp170 ribu.
Untuk paket pertama dibuat sebanyak 487 paket dan 125 paket seharga Rp170 ribu.
"Bedanya hanya di beras, yang besar 10 Kg dan yang kecil 5 Kg," ungkapnya.
Paket-paket itu dibagikan kepada siswa penerima bantuan, penjaga sekolah, tenaga kebersihan di sekolah dan beberapa tenaga lainnya yang berhak menerima bantuan.
Selain itu juga dibagikan untuk warga sekitar sekolah yang sudah didata dan patut diberikan bantuan.
Ketua Komite SMA 8 Pekanbaru dalam kesempatan yang sama menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini perlu mendapat perhatian dan partisipasi orangtua dan wali murid.
"Ini mengajarkan kita tentang jiwa sosial, saling berbagi. Hal seperti Ini yang kita ajarkan ke anak-anak kita," ungkapnya.
LSM AMATIR Laporkan Dugaan Korupsi Sosper dan SPPD DPRD Pekanbaru ke Kejati Riau, Nama Sekwan dan Wali Kota Turut Disorot
Ditengah Masih Banyaknya Persoalan Terkait SPMB, Kadisdik Riau Pilih Pergi Rapat Ke Batam
Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke-242, Semangat Pekanbaru KolaborAksi Lahirkan Karya Besar
Pendaftar SPMB 79 Ribu Orang, Kadisdik Riau: Kuota Sekolah Masih Mencukupi
Bongkar Dugaan Jual-Beli Titik Dapur MBG, LSM AMATIR Minta Deputi BGN Diperiksa