Rabu, 01 Juli 2026 WIB

Gesa RS Vertikal Otak, Jantung, dan Nefrologi di Riau, Pemerintah Pusat Targetkan Beroperasi November 2026

Administrator - Rabu, 05 Maret 2025 16:45 WIB
Gesa RS Vertikal Otak, Jantung, dan Nefrologi di Riau, Pemerintah Pusat Targetkan Beroperasi November 2026
Gerbangnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Pemerintah pusat menargetkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Vertikal khusus Otak, Jantung, dan Nefrologi. Lokasi RS tersebut berada di Jalan Naga Sakti Pekanbaru Riau akan selesai dibangun dan mulai beroperasi pada November 2026.

Seluruh pembiayaan, baik pembangunan, pengadaan alat kesehatan, hingga operasional dan tenaga medis, akan ditanggung sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga:

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Riau, drg. Sri Sadono Mulyanto, MHan, mengungkapkan bahwa rumah sakit ini akan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Riau dan sekitarnya.

"Targetnya rumah sakit otak, jantung dan nefrologi ini akan memuat sekitar 350 tempat tidur, yang nantinya bisa berkembang menjadi 450 tempat tidur. Layanan ICU jantung juga akan tersedia, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Jakarta," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk pembangunan rumah sakit ini, termasuk pengadaan alat kesehatan hingga pengisian tenaga medis. Bahkan, untuk operasional tahunan, anggaran yang disiapkan bisa mencapai Rp1 triliun.

"Rumah sakit ini dibiayai penuh oleh pemerintah pusat, termasuk gaji tenaga medis. Ini luar biasa, karena selain dibangunkan, operasionalnya juga ditanggung pusat. Masyarakat Riau akan diutamakan dalam perekrutan tenaga kesehatan," jelas Sri Sadono.

Saat ini, progres pembangunan mulai berjalan dengan mobilisasi tiang pancang dan persiapan alat-alatnya. Pemerintah Provinsi Riau telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana.

Dalam waktu dekat, groundbreaking rumah sakit ini akan segera dilaksanakan. "Mudah-mudahan dalam bulan puasa iniground breakingbisa dilakukan. Kementerian Kesehatan sudah menyampaikan bahwa jika provinsi siap, maka pembangunan akan segera dimulai. Targetnya pada November 2026 sudah beroperasi," ujarnya.

Dengan adanya rumah sakit ini, diharapkan masyarakat Riau tidak perlu lagi bepergian jauh, bahkan ke luar negeri, untuk mendapatkan layanan medis berkualitas, terutama terkait kasus otak, jantung, dan nefrologi.

Editor: Sigalingging

SHARE:
Tags
Berita Terkait
LSM AMATIR Laporkan Dugaan Korupsi Sosper dan SPPD DPRD Pekanbaru ke Kejati Riau, Nama Sekwan dan Wali Kota Turut Disorot

LSM AMATIR Laporkan Dugaan Korupsi Sosper dan SPPD DPRD Pekanbaru ke Kejati Riau, Nama Sekwan dan Wali Kota Turut Disorot

Ditengah Masih Banyaknya Persoalan Terkait SPMB, Kadisdik Riau Pilih Pergi Rapat Ke Batam

Ditengah Masih Banyaknya Persoalan Terkait SPMB, Kadisdik Riau Pilih Pergi Rapat Ke Batam

Pendaftar SPMB 79 Ribu Orang, Kadisdik Riau: Kuota Sekolah Masih Mencukupi

Pendaftar SPMB 79 Ribu Orang, Kadisdik Riau: Kuota Sekolah Masih Mencukupi

Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau

Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau

Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR

Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR

Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang

Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang

Komentar
Berita Terbaru