Dinilai Tidak Berkompeten, Ketua BEM USTI Desak Gubernur Copot Kadis dan Sekdis Pendidikan Provinsi Riau
Menurut Maulana Ikhsan, kondisi pendidikan di Provinsi Riau terus mengalami stagnasi bahkan kemunduran akibat lemahnya kepemimpinan di Dinas Pendidikan. Sejumlah kebijakan yang diambil dinilai tidak berpihak kepada kepentingan peserta didik, mahasiswa, guru, maupun tenaga kependidikan.
Baca Juga:
- Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
- Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
- Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
"Kami menilai Kadis dan Sekdis Pendidikan Provinsi Riau tidak menunjukkan kapabilitas sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan. Banyak persoalan pendidikan yang dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi konkret. Ini bukan hanya kelalaian administratif, tetapi bentuk kegagalan moral dalam menjalankan amanat konstitusi," tegas Maulana Ikhsan.
Ikhsan juga menyebut bahwa dunia pendidikan tidak boleh dijadikan ruang eksperimen kekuasaan ataupun ajang kepentingan politik. Ia menegaskan bahwa mahasiswa Riau akan terus mengawal isu ini dan siap melakukan langkah-langkah konstitusional jika Gubernur tidak segera mengambil tindakan tegas.
Tuntutan Utama Mahasiswa:
1. Meminta Gubernur Riau mencopot Kadisdik dan Sekdis Pendidikan Provinsi Riau
2. Melakukan evaluasi total terhadap struktur Dinas Pendidikan yang tidak berpihak pada peningkatan mutu pendidikan
3. Mengembalikan marwah pendidikan sebagai hak dasar rakyat, bukan alat kepentingan kelompok tertentu
"Gubernur Riau tidak boleh diam. Jika dua pejabat ini tetap dipertahankan, maka Gubernur turut bertanggung jawab atas keterpurukan pendidikan di Riau," tambahnya.
Rilis ini menjadi bentuk sikap resmi mahasiswa sebagai representasi moral rakyat terhadap kondisi pendidikan hari ini. BEM USTI menegaskan komitmennya untuk terus bersuara dan bergerak demi terciptanya pendidikan yang berkualitas, adil, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Riau. (rls/red)
Editor: Sigalingging
Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Penyelidikan Masih Berlanjut, Polda Riau Terus Dalami Kasus Dugaan Pengumpulan Dana Rp1,2 Miliar Oleh Kades Sontang
Sebanyak 200 Calon Siswa SMA Negeri Plus Riau yang Lolos Seleksi Mulai Melakukan Daftar Ulang