Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Gerbangnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Hari ini, Minggu 10 Mei 2026, panitia pelaksana seleksi penerimaan murid baru (APMB) SMA Negeri Plus Provinsi Riau menyelesaikan proses pendaftaran ulang siswa baru kelas X tahun pelajaran (TP) 2026/2027. Sebanyak 200 siswa baru sudah terdaftar.
Baca Juga:
Hal ini diungkapkan Kepala SMA Negeri Plus Provinsi Riau Edi Sutono, Minggu sore melalui pesan WhatsApp.
"Alhamdulillah sudah. Dari 200 orang semuanya mendaftar ulang. Selanjutnya para peserta didik yang telah mendaftar ulang akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan diantarkan oleh para orang tua peserta didik (OTPD) Generasi 29 di asrama SMA Negeri Plus Provinsi Riau di awal Tahun Pelajaran 2026 /2027," ungkap Kepsek Edi Sutono.
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, usai proses pendaftaran ulang hari ini, maka peserta didik baru akan menunggu waktu masuk asrama menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.
Edi Sutono kembali mengingatkan bahwa peserta didik baru yang telah mendaftar ulang wajib masuk asrama dua hari sebelum proses pembelajaran TP 2026/2027. Hal ini diperlukan untuk memahami dan mengetahui tata tertib tinggal di asrama dan juga beradaptasi dengan lingkungan baru SMA Negeri Plus Provinsi Riau.
Selanjutnya para peserta didik baru akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan akan menjalani karantina selama satu bulan tanpa kunjungan orang tua peserta didik. Tanpa membawa perangkat pembelajaran seperti laptop dan pendukung belajar lainnya yang bersifat pemanfaatan teknologi informasi.
Kelengkapan asrama atribut sekolah dan juga seragam sekolah sepenuhnya menjadi tanggung jawab orangtua. Orang tua peserta didik wajib melengkapi semua kebutuhan yang diperlukan peserta didik pada saat tinggal di asrama.
Aturan tentang jenis pakaian yang akan dibawa ke asrama, sandal, sepatu, seprai serta semua seragam dan atribut sekolah harus sama. Tidak boleh ada yang berbeda karena menghindari kesenjangan antar sesama peserta didik.
"Selama masa karantina kurang lebih satu bulan, peserta didik akan mendapat pendampingan dari pamong pengasuh asrama dan juga kakak asuhnya," ujar Edi Sutono.
"Pembentukan karakter disiplin, daya juang, kemandirian, peningkatan Iman dan Taqwa (IMTAQ) serta kemampuan intelektual (Ilmu) akan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan sebagaimana niat dan cita-cita luhur dari para pendiri SMAN Plus Provinsi Riau bahwa ciri khas anak SMAN Plus Provinsi Riau itu adalah berilmu, beriman dan berkarakter," sebutnya.
"Anak SMA Negeri Plus Provinsi Riau harus mempunyai ilmu pengetahuan yang baik, berkarakter disiplin dan juga berkarakter religius," ucapnya.
Sigalingging
Sebanyak 200 Calon Siswa SMA Negeri Plus Riau yang Lolos Seleksi Mulai Melakukan Daftar Ulang
Proses SPMB SMA Negeri Plus Riau Berjalan Sukses, Hasil Seleksi Akan Diumumkan 25 April