Laga Paling Menentukan di Liga 2, Besok, PSPS vs PSIM
Gerbangnegerinews.com, Pekanbaru/Riau -Laga antara PSIM Yogyakarta vs PSPS Pekanbaru pada Senin (17/2) besok, akan menjadi salah satu laga paling menentukan di Liga 2 musim ini.
Baca Juga:
Duel yang berlangsung di Stadion Mandala Krida ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan laga yang akan menentukan siapa yang mendapatkan tiket otomatis promosi ke Liga 1 musim depan.
Bagi PSIM Yogyakarta, hasil imbang sudah cukup untuk memastikan mereka posisi puncak klasemen Grup X dan promosi otomatis ke Liga 1.
PSIM yang mengantongi 12 poin berpeluang besar untuk lolos ke Liga 1 secara otomatis dibanding PSPS yang selisih tiga poin di bawahnya. Bagaimana tidak, PSIM hanya butuh hasil imbang untuk memastikan diri lolos secara otomatis ke Liga 1.
Sementara PSPS yang mengantongi 9 poin harus bisa menang atas PSIM dengan syarat minimal selisih 2 gol. Jika tidak, tentunya PSIM akan diunggulkan secara head to head.
Laga melawan PSIM lusa, PSPS kemungkinan besar kembali bermain tanpa dua pemain asingnya yakni Jhon Edi Mena dan Douglas Cruz. Pasalnya, Jhon Mena saat ini masih terkena sanksi akumulasi kartu, sementara Douglas dalam kondisi cidera.
Menanggapi itu, pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengonfirmasi, dua pemain tersebut tak memperkuat PSPS saat bermain di PSIM. Sama halnya saat PSPS menjamu Persiraja pekan lalu dan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0.
Namun begitu, dia mengaku tak bisa berharap banyak kepada dua pemain tersebut untuk tampil di PSIM.
"Kita tahu bahwa Jhon dan Douglas kemungkinan tak bisa tampil di Yogyakarta. Karena Douglas juga belum tahu kondisinya tapi mudah-mudahan bisa bermain," ujar Aji Santoso, Minggu (16/2).
Dia berharap dengan pemain yang ada, Skuad Askar Bertuah bisa tampil maksimal di Yogyakarta nanti. Menurutnya, Maman dan kawan-kawan bisa tampil solid seperti saat menghadapi Persiraja kemarin.
Terkait Jhon Mena yang terakumulasi kartu, Manajer PSPS Pekanbaru Edward Riansyah mengaku sedang mengupayakan banding agar Jhon Mena bisa tampil saat melawan PSIM. "Untuk Jhon, kita lagi upayakan banding," pungkasnya.
Editor: Sigalingging
Sumber: Mediacenter Riau/Ikn
Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Penyelidikan Masih Berlanjut, Polda Riau Terus Dalami Kasus Dugaan Pengumpulan Dana Rp1,2 Miliar Oleh Kades Sontang
Sebanyak 200 Calon Siswa SMA Negeri Plus Riau yang Lolos Seleksi Mulai Melakukan Daftar Ulang
Asisten II Setdaprov Riau: Data BPS Menjadi Pijakan Dalam Menyusun Kebijakan Guna Mengambil Keputusan
Forwadik Riau Minta Kasus Pungli dan Gratifikasi 13 Kepsek di Kampar Dibuka ke Publik