Dirlantas Bantah Informasi Ada Pembuatan SIM Gratis di Riau
"Informasi tentang SIM gratis adalah hoaks. SIM merupakan dokumen resmi yang wajib dimiliki setiap pengendara, dan pembuatannya harus melalui prosedur yang sah," ungkap Kombes Taufiq di hadapan masyarakat Tenayan Raya dan para pejabat utama Polda Riau.
Baca Juga:
- Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
- Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
- Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Dirlantas mengatakan, bantahan tersebut ia sampaikan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Korlantas Polri.
Dijelaskannya, bahwa SIM adalah legalitas resmi yang wajib dimiliki setiap pengendara, dengan batas usia minimal 17 tahun dan calon pemohon harus melalui tahapan resmi.
"Informasi soal SIM gratis tersebut disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Dirlantas juga menjanjikan akan mengupayakan pelayanan SIM keliling di tingkat kecamatan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan perpanjangan.
Kombes Taufiq mengaku, program Jumat Curhat menjadi jembatan komunikasi yang sengaja dibangun untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung.
"Kami harap ke depan pelayanan publik semakin baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat," tutup Kombes Taufiq.
Yanto salah satu warga yang ikut kegiatan tersebut membagi pengalamannya mengurus SIM. Ia berpesan, agar masyarakat langsung mendatangi kantor Samsat, untuk menghindari calo atau oknum yang menjanjikan proses instan.
"Lebih baik datang langsung. Petugas ramah dan prosesnya mudah. Jangan percaya calo yang justru bisa merugikan kita," ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budi Purwanto, turut mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dan Polsek Tenayan Raya dalam menyukseskan kegiatan.
Ia juga mengajak semua pihak untuk menjaga kearifan lokal dan lingkungan lewat program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau, yakni Dirbinmas Kombes Pol Eko Budi Purwanto, SIK, Dirlantas Kombes Pol Taufik Lukman Nurhidayat, SIK, MH, Karolog Kombes Pol Sambas Kurniawan, SIK, Kabid Keuangan Kombes Pol Drs Widyanto Wahyu Nugroho, Ps Kabid Labfor AKBP Erik Rezakola, ST, MT, MEng, Kayanma Polda Riau AKBP Bainar, SH, MH.
Turut juga hadir Auditor Itwasda Madya TK III, Kombes Pol Azam Himawan, SIK, dan Staf Ahli Kapolri PKKM TK III Kombes Pol Bachtiar Alfonso, SIK, MSi.
Selain jajaran kepolisian, acara ini juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga Kecamatan Tenayan Raya dan sekitarnya.
Editor: Sigalingging
Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Penyelidikan Masih Berlanjut, Polda Riau Terus Dalami Kasus Dugaan Pengumpulan Dana Rp1,2 Miliar Oleh Kades Sontang
Sebanyak 200 Calon Siswa SMA Negeri Plus Riau yang Lolos Seleksi Mulai Melakukan Daftar Ulang