Kapolda Riau Minta Dukungan dan Doa Masyarakat Atasi Karhutla di Riau
Kapolda mengungkapkan, kebakaran sudah berlangsung selama empat hari dan diperparah oleh cuaca panas serta angin kencang. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektare.
Baca Juga:
- Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
- Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
- Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
"Ini menjadi perhatian bersama. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar kebakaran ini tidak memperburuk citra Riau di tingkat nasional maupun internasional," ujar lulusan Akpol 1996 tersebut.
Ia menjelaskan, upaya pemadaman dilakukan melalui kolaborasi antara TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, dan Pemda Rokan Hilir.
Kapolda menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran. "Kami tidak main-main. Penegakan hukum dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan," tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya merugikan semua pihak.
Saat ini Polda Riau telah menangani 39 kasus Karhutla, sebagian di antaranya telah dilimpahkan ke kejaksaan.
Polda Riau menegaskan akan terus mengambil langkah tegas dalam penanggulangan Karhutla yang menjadi ancaman rutin di wilayah tersebut.
Editor: Sigalingging
Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Penyelidikan Masih Berlanjut, Polda Riau Terus Dalami Kasus Dugaan Pengumpulan Dana Rp1,2 Miliar Oleh Kades Sontang
Sebanyak 200 Calon Siswa SMA Negeri Plus Riau yang Lolos Seleksi Mulai Melakukan Daftar Ulang