Sejumlah Anggota DPRD Riau Pindah Partai, KPU Belum Disurati Terkait PAW
Potretnegerinews.com -Lima anggota DPRD Riau keluar fraksinya karena nyaleg di Pemilu 2024, satu meninggal dunia hingga kini belum dilakukan Pengganti Antar Waktu (PAW).
Baca Juga:
- Pendaftar SPMB 79 Ribu Orang, Kadisdik Riau: Kuota Sekolah Masih Mencukupi
- Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
- Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
Diketahui, keenam anggota itu di antaranya Sulastri dari Partai Golkar dan Muhammad Aulia dari Fraksi Gerindra pindah partai untuk maju pada Pileg 2024.
Begitu juga Sahroni Tua dari Demokrat dan Kasir dari Hanura yang pindah partai dan nyaleg. Sementara Amyurlis alias Ucok dari Fraksi Golkar dan Ardiansyah dari fraksi PKS meninggal dunia.
Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir menjelaskan jika Pimpinan DPRD Riau belum menyampaikan surat permintaan rekomendasi PAW bagi sejumlah anggotanya
Oleh karenanya, kata Ilham, dari enam anggota yang akan di PAW, baru satu anggota yang sudah direkomendasikan.
"Kami harus menunggu surat permintaan Ketua DPRD Provinsi Riau dulu, karena mekanismenya seperti itu. Saat ini, baru PAW untuk Aulia yang sudah kami berikan rekomendasi," sebutnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (24/10/2023).
Terkait PAW Sulastri, KPU juga belum mendapatkan surat permintaan rekomendasi. Sementara Sahroni Tua dan Kasir masih dalam proses.
Ilham juga mengungkapkan bahwa proses rekomendasi PAW bagi mendiang Amyurlis dan almarhum Ardiansyah saat ini belum diketahui.
Pendaftar SPMB 79 Ribu Orang, Kadisdik Riau: Kuota Sekolah Masih Mencukupi
Perkuat Pemahaman Sistem Pemilu, Mahasiswa Sosiologi Universitas Riau Laksanakan Praktikum Sosiologi Politik di KPU Provinsi Riau
Bahas Pendidikan Politik dan Tata Kelola Pemilu, KPU Riau Gelar Kegiatan KPU Riau Mengajar di UIR
Sebanyak 200 Siswa Baru SMA Negeri Plus Riau Telah Menyelesaikan Pendaftaran Ulang
Penyelidikan Masih Berlanjut, Polda Riau Terus Dalami Kasus Dugaan Pengumpulan Dana Rp1,2 Miliar Oleh Kades Sontang